Tugas Tkj (Pengertian Topologi Jaringan)
Nama : Danniel Bathara
30 / 08 / 2016
Topologi jaringan
Topologi Jaringan Sebuah LAN dapat
diimplementasikan dengan berbagai macam topologi. Topologi yang di maksud di
sini merupakan struktur jaringan fisik yang digunakan untuk mengimplementasikan
LAN tersebut. Topologi dasar yang bisa digunakan dalam jaringan komputer
adalah:
·
Topologi Bus (Linear)
·
Topologi Ring (Cincin)
·
Topologi Star (Bintang)
·
Topologi Tree (Pohon)
·
Topologi Mash (web)
·
Topologi Peer to peer
·
Topologi Linier
·
Topologi Tree
·
Topologi Hybrid
Pada
saat kita ingin melakukan instalasijaringan komputer,
terlebih dahulu kita harus memperhatikan bentuk/ struktur topologi yang
dipakai.
Nah,
artikel kali ini membahas tentang topologi jaringan pada komputer secara
lengkap dan komplit.
Topologi
jaringan sendiri merupakan suatu bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan
antar komputer satu dengan yang lain dengan menggunakan media kabel maupun
nirkabel.
Dalam
instalasi jaringan, kita harus benar-benar memperhatikan jenis, kelebihan dan
kekurangan masing-masing topologi jaringan yang akan kita gunakan.
Berikut
jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya :
1. TOPOLOGI BUS

Topologi
bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang
lainnya.
Topologi
ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian
digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
Topologi
bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan
pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor
sebagai kabel end to end .
Kelebihan Topologi Bus :
§
Biaya
instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit
kabel.
§
Penambahan
client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
§
Topologi
yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
Kekurangan Topologi Bus :
§
Jika
salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut
dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
§
Proses
sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya
sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
§
Topologi
yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.
2. TOPOLOGI STAR

Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Kelebihan Topologi Star
§
Apabila
salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap
berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
§
Bersifat
fleksibel
§
Tingkat
keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
§
Kemudahan
deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
§
Jika
switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh
komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
§
Cukup
membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup
mahal.
Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.
Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.
Topologi
ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu
komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan
cincin.
Biasanya
topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu
dengan komputer lainnya.
Kelebihan Topologi Ring :
§
Memiliki
performa yang lebih baik daripada topologi bus.
§
Mudah
diimplementasikan.
§
Konfigurasi
ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
§
Biaya
instalasi cukup murah
Kekurangan Topologi Ring :
§
Kinerja
komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
§
Troubleshooting
bisa dibilang cukup rumit.
§
Pada
topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).
4. TOPOLOGI MESH

Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
Kelebihan Topologi Mesh :
§
Jalur
pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan
adanya tabrakan data (collision).
§
Besar
bandwidth yang cukup lebar.
§
Keamanan
pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.
Kekurangan Topologi Mesh :
§
Proses
instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
§
Membutuhkan
banyak kabel.
§
Memakan
biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.
5. TOPOLOGI PEER TO PEER

Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung.
Pada
topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer
untuk proses pertukaran data.
Kelebihan Topologi Peer to Peer
§
Biaya
yang dibutuhkan sangat murah.
§
Masing-masing
komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
§
Instalasi
jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan Topologi Peer to Peer
§
Keamanan
pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
§
Sulit
dikembangkan.
§
Sistem
keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
§
Troubleshooting
jaringan bisa dibilang rumit.
6. TOPOLOGI LINIE

Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
Mudah
dikembangkan.
Membutuhkan
sedikit kabel.
Tidak
memperlukan kendali pusat.
Tata
letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
-Kekurangan Topologi Linier
Memiliki
kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
Keamanan
data kurang baik.

Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree
§
Susunan
data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik
dan mudah.
§
Mudah
dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
§
Apabila
komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer
yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
§
Kinerja
jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
§
Menggunakan
banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.
8. TOPOLOGI HYBRID

Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda.
Pada
saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat
itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid
§
Freksibel
Kekurangan Topologi Hybrid
§
Pengelolaan
pada jaringan ini sangatlah sulit.
§
Biaya
pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
§
Instalasi
dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena
terdapat topologi yang berbeda-beda.
KESIMPULAN
Dikarenakan
banyaknya jenis- jenis topologi jaringan yang sudah kita ketahui di atas, maka
kita harus betul-betul memperhatikan kelebihan maupun kekurangan pada
masing-masing topologi agar kita dapat lebih nyaman menggunakan topologi jaringan. Semoga Dapat Bermanfaat
Silahkan komentar dan saran
Silahkan komentar dan saran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar